Supported by:
Home
学生劇団en塾 Teater Mahasiswa ENJUKU 
Jl.Cipaku 5 No.17A Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
TEL: 021-7257266/7250530     FAX: 021-7257266
Info@enjukuindonesia.com
www.enjukuindonesia.com
©Teater Mahasiswa ENJUKU 2015
Home. Profile. Anggota. Acara. Galeri. Sponsorship. Lokasi.
PEMENTASAN UTAMA TEATER MAHASISWA ENJUKU 2012
WAGAHAI WA NYANKO DE ARU”
Nyanko!! ~A Grand Little Story~
27 & 28 Oktober di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ)

          Pada hari Sabtu dan Minggu kemarin, tanggal 27 & 28 Oktober 2012, ENJUKU telah sukses menggelar pementasan utama tahun 2012 yang berjudul “Wagahai wa Nyanko de Aru” (Nyanko!! ~A Grand Little Story~). Pementasan yang diadakan selama dua hari ini dihadiri sekitar 1000 orang. Mereka terdiri dari orang Jepang dan orang Indonesia, baik mahasiswa, keluarga dan teman dari para anggota, masyarakat orang Jepang yang tinggal di Indonesia, dsb.
Di antara itu, turut hadir Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Bapak Katori, pada pementasan tanggal 27 Oktober. Imel Ten 2 Five yang ikut membantu ENJUKU pada pementasan utama 2009 (Kaguya-hime) dan pementasan utama 2010 (Urashima Taroo ~The Amazing Story~) juga hadir pada pementasan tanggal 28 Oktober.
Selain itu, hadir pula orang-orang yang ikut mensponsori kegiatan ENJUKU tahun ini. Diantaranya pimpinan dari Intercontinental Hotel, kepala sekolah Jakarta Japanese School.
Sebelum pementasan dimulai pada pukul 19.00, para penonton bisa mengunjungi booth serta pameran yang tersedia di teras dan foyer GKJ. Pameran yang ditampilkan pada tahun ini adalah pameran peribahasa dan idiom kucing dalam bahasa Jepang. Lalu ada juga Nishimachi Photo Corner, dimana para penonton bisa berfoto bersama standee karakter-karakter pementasan kali ini. Selain itu, ada juga booth makanan Jepang, jadi penonton bisa menikmati makanan sambil melihat-lihat pameran.
Pementasan pun dimulai pada pukul 19.00. Selama dua jam, penonton menikmati cerita dari Nyanko, seekor kucing yang dipungut oleh keluarga seorang gadis bernama Yuri, dari kecil hingga mati dan sampai di surga. “Wagahai wa Nyanko de Aru” (Waganyan) menggambarkan tentang hubungan antara manusia dengan kucing dengan setting kota di Jepang 100 tahun yang lalu. Ada juga adegan dimana para kucing berinteraksi satu sama lain. Seperti halnya manusia, diantara mereka juga ada jatuh cinta, kekeluargaan, perkelahian dengan geng kucing dari kota sebelah, dsb.
Penonton dibawa ke dalam suasana penuh keceriaan ketika Nyanko pertama kali bertemu dengan teman-teman kucing dari Nishimachi, lalu suasana yang mendebarkan ketika Nyanko jatuh cinta pada kucing lain yang bernama Mike, suasana penuh tawa ketika para manusia berinteraksi dengan kucing, kemudian berubah menjadi penuh ketegangan ketika kucing Nishimachi berselisih dengan kucing dari Higashimachi, dan cerita pun mencapai klimaks ketika salah satu kucing sahabat Nyanko tewas karena ditabrak becak.
Ketika pementasan selesai, para penonton bisa langsung membeli CD Lagu-lagu Original Waganyan. Selain itu, mereka juga bisa membeli merchandise seperti kewpie karakter-karakter Waganyan yang berupa gantungan handphone. Tidak ketinggalan juga berfoto dengan para pemain yang ikut mengantarkan tamu-tamu untuk pulang.
Berdasarkan komentar dari para penonton selama dua hari itu, pementasan ENJUKU tahun ini pun berlangsung sukses. Penonton benar-benar menikmati cerita, lagu-lagu, serta tarian yang disajikan dalam Waganyan.
Akan tetapi, kesuksesan ini tidak akan bisa diraih tanpa kerja keras anggota selama persiapan dan bantuan dari orang-orang yang mendukung ENJUKU sampai saat ini. Untuk itu, ENJUKU ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat dalam pementasan tahun ini!
Hontoo ni otsukaresama deshita~~~!!!
FOTO-FOTO PERSIAPAN PEMAIN, KOSTUM, & PANGGUNG